MEMAKNAI “BERSIH DESA” DENGAN KEGIATAN KEBERSIHAN DI DESA

Jembatan Gung Wedi di Desa Ngurenrejo, dibangun tahun 1935 jaman penjajahan Belanda, direnovasi Pemdes Ngurenrejo 2010. (foto/sutrisno)

ngurenrejo-pati (Sabtu, 13-07-2019). Sedekah Bumi atau yang sering dikenal dengan sebutan lain Bersih Desa sudah menjadi acara tradisi desa yang berjalan secara turun-temurun sejak nenek moyang desa tersebut ada. Tak terkecuali dengan Desa Ngurenrejo Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati, setiap tahunnya selalu menyelenggarakan acara adat Sedekah Bumi. Berbagai kegiatan ritual, seni budaya dan olah raga diadakan untuk menyambut dan memeriahkan Sedekah Bumi Desa Ngurenrejo yang jatuh pada hari Minggu Kliwon 14 Juli 2019. Serangkaian acara kegiatan Sedekah Bumi telah disusun dan dilaksanakan Panitia mulai kegiatan utama bancaan dan pagelaran wayang kulit. Ditambah dengan acara hiburan dan olah raga seperti kethoprak, dangdhutan, pentas seni, olah raga sepak bola, senam, jalan santai dan tidak ketinggalan penyelenggaraan pengajian umum sebagai acara penutup serangkaian kegiatan Sedekah Bumi Ngurenrejo tahun 2019.

Sejalan dengan program Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat Desa Ngurenrejo, beberapa waktu yang lalu juga telah dilaksanakan senam pagi dan jalan santai yang dipusatkan di lapangan sepak bola Dorowati Desa Ngurenrejo. Namun ada hal lain yang lebih special dalam memaknai agenda rutinitas tahunan desa kali ini yaitu digalakannya kegiatan kebersihan lingkungan dan desa. Di tiap-tiap RT dilaksanakan kegiatan kerja bhakti kebersihan lingkungan masing-masing. Hal ini juga dalam rangka menyambut peringatan HUT RI 17 Agustus 2019. Sedekah Bumi atau Bersih Desa dimanifestasikan dalam bentu kegiatan riel berupa panataan dan pembersihan lingkungan dari sampah rumah tangga. Tak terkecuali upaya pembersihan sungai Gung Wedi dari sampah alami dan sampah dari ulah masyarakat yang tidak bertanggungjawab dengan membuang sampah di kali. Sungai Gung Wedi yang membelah desa Ngurenrejo akan nampak asri dan indah manakala di DAS (Daerah Aliran Sungai) Gung Wedi dapat dijaga kebersihannya.

Jembatan Gung Wedi yang berada di Desa Ngurenrejo, tepatnya di depan Balai Desa Ngurenrejo membentang di atas sungai Gung Wedi merupakan satu-satunya jembatan penghubung Desa Ngurenrejo dengan desa-desa tetangga. Memaknai Bersih Desa tahun 2019 ini, salah satu upaya Pemerintah Desa yakni mempercantik tampilan jembatan Gung Wedi peninggalan Belanda ini (dibangun tahun 1935) dengan kegiatan pembersihan dan pengecatan ulang. Begitu juga fasilitas di sekitar jembatan seperti banon, prasasti jembatan dan tolo-tolo (pengaman jalan).

Dengan tampilan baru yang lebih fresh akan memberikan pandangan yang adem dan nyaman bagi pengguna jalan yang melintas jalur Desa Ngurenrejo. Disamping itu jembatan yang menjadi salah satu ikon Desa Ngurenrejo ini sering dijadikan tempat selfi para anak muda ketika sore atau pagi hari sambil menikmati matahari terbit/terbenam. Dan juga di tempat ini para pelancong juga dapat menikmati pemandangan baru akan keindahan masjid Baitul Muhtadin dengan “Menara Kembar”nya.

Selamat Hari ” BERSIH DESA ” Desa Ngurenrejo
Monggo pinarak di Ngurenrejo, jangan lupa Minggu Kliwon 14 Juli 2019

Pesan moril “dengan Bersih Desa Ngurenrejo, kita budayakan hidup bersih dan sehat“.

 

About ngurenrejo 204 Articles
Pemerintah Desa Ngurenrejo Kec. Wedarijaksa Kab. Pati Provinsi Jawa Tengah

Jadi yang Pertama Berkomentar